Tim Riset PPKS Sosialisasikan Aplikasi SPEAKS di STT Diakonos Purwokerto, Perkuat Upaya Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

Purwokerto – Tim riset Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) melaksanakan sosialisasi penggunaan aplikasi SPEAKS di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Diakonos Purwokerto. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai mekanisme pelaporan dan penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 75 mahasiswa dan 5 dosen STT Diakonos Purwokerto. Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti memperkenalkan fungsi dan manfaat aplikasi SPEAKS sebagai sarana pendukung pelaporan kasus kekerasan seksual, sekaligus menjelaskan alur pelaporan yang dapat diakses oleh mahasiswa serta mekanisme tindak lanjut laporan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di lingkungan kampus.

Tim peneliti menjelaskan bahwa pemahaman terhadap mekanisme pelaporan merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa dan dosen diharapkan mengetahui saluran pelaporan yang tersedia serta memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika mengalami, menyaksikan, atau mengetahui dugaan kasus kekerasan seksual.

Tim Peneliti sedang melakukan sosialisasi

Tidak hanya menyampaikan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi pelaporan kasus melalui aplikasi SPEAKS. Dalam simulasi tersebut, mahasiswa mempraktikkan proses penyampaian laporan, sedangkan tim peneliti mendemonstrasikan tahapan penanganan laporan oleh Satgas PPKS kampus. Simulasi ini memberikan gambaran praktis mengenai keterhubungan antara proses pelaporan dan tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak kampus sesuai dengan mekanisme penanganan yang berlaku.

Pelaksanaan simulasi menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan sosialisasi karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami penggunaan aplikasi secara langsung. Dengan demikian, SPEAKS tidak hanya diperkenalkan sebagai sebuah aplikasi, tetapi juga sebagai instrumen pendukung penguatan sistem pelaporan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan riset PPKS yang memperoleh pendanaan melalui program MORA The Air Funds, hasil kerja sama Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dukungan pendanaan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan inovasi dan penguatan tata kelola kelembagaan dalam pencegahan serta penanganan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi.

Melalui sosialisasi dan simulasi penggunaan SPEAKS di STT Diakonos Purwokerto, tim peneliti berharap sivitas akademika semakin memahami pentingnya pelaporan yang tepat serta peran kelembagaan dalam menindaklanjuti setiap laporan. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa pencegahan dan penanganan kekerasan seksual membutuhkan keterlibatan seluruh unsur kampus, dukungan sistem pelaporan yang mudah diakses, serta mekanisme penanganan yang bertanggung jawab.

Ke depan, pemanfaatan aplikasi SPEAKS diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang lebih aman, responsif, dan berpihak pada perlindungan warga kampus dari segala bentuk kekerasan seksual.

 

Berita Lainnya

Mahasiswa STT Soteria Purwokerto Praktik Langsung Penggunaan SPEAKS untuk Pelaporan Kekerasan Seksual

Pengenalan mekanisme pelaporan kekerasan seksual melalui teknologi digital terus dilakukan oleh tim riset Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Kali ini, tim peneliti melaksanakan sosialisasi dan praktik penggunaan aplikasi SPEAKS di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Soteria Purwokerto sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

FGD Tata Kelola Naskah Akademik Bahas Penguatan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Keagamaan Berbasis Aplikasi SPEAKS

Upaya memperkuat tata kelola pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) terus dikembangkan melalui penyusunan naskah akademik yang komprehensif dan berorientasi pada perlindungan korban. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tata Kelola Naskah Akademik Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Keagamaan yang diselenggarakan di Hotel Sunan pada 10 Agustus 2026.